id

Hitung ovulasi

Perkirakan hari ovulasi dan masa subur secara lokal dari haid terakhir dan panjang siklusmu. Tanpa unggah, bukan saran medis.

Kalkulator ini hanya memberikan gambaran kasar dan tidak menggantikan saran medis atau pemeriksaan. Selengkapnya di penafian
  • Amerika Serikat
  • Bangladesh
  • Belanda
  • Brasil
  • Bulgaria
  • India
  • Indonesia
  • Inggris Raya
  • Italia
  • Jepang
  • Jerman
  • Kenya
  • Korea Selatan
  • Malaysia
  • Meksiko
  • Mesir
  • Nigeria
  • Pakistan
  • Polandia
  • Portugal
  • Prancis
  • Rusia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Taiwan
  • Thailand
  • Tiongkok
  • Turki
  • Ukraina
  • Vietnam
  • Zona Euro
Hari pertama haid terakhir
Panjang siklus (hari)

Hasil

15 Juli 2026
Perkiraan ovulasi
10 Juli 2026
Mulai masa subur
16 Juli 2026
Akhir masa subur
29 Juli 2026
Menstruasi berikutnya (perkiraan)
Apakah berkas saya diunggah?

Tidak. Semuanya berjalan di peramban Anda - berkas Anda tidak pernah meninggalkan perangkat. Bagaimana ini dapat diverifikasi

Tanpa unggahan100% lokal
Isi tetap milikmutanpa akses pihak ketiga
Hosted in GermanyGlobal Content Delivery
Diaudit independenTLS A+ · HTTP header A+

Metode kalender memperkirakan ovulasi sebagai panjang siklus dikurangi rata-rata fase luteal 14 hari, dihitung dari hari pertama haid terakhir. Masa subur berada di sekitar hari itu: 5 hari sebelumnya, karena sperma bisa hidup beberapa hari, dan 1 hari sesudahnya, selama sel telur masih bisa dibuahi.

Perhitungan berjalan sepenuhnya secara lokal di browsermu; tidak ada yang diunggah atau disimpan. Berdasarkan haid terakhir dan panjang siklus, kalkulator menunjukkan hari ovulasi yang mungkin, masa subur (awal dan akhir), serta perkiraan haid berikutnya.

Catatan jujur: ini adalah perkiraan berbasis model dengan metode kalender, bukan saran medis maupun metode kontrasepsi. Fase luteal sedikit berbeda pada setiap orang, dan siklus tidak teratur membuat perkiraan jauh lebih tidak pasti. Bicaralah dengan dokter atau bidan untuk penilaian yang andal.

Data teknis

Data teknis
Format masukanIsian formulir (tanpa berkas)
PemrosesanLokal di peramban (JavaScript)
Unggah berkasTidak ada

Dalam 3 langkah

  1. Masukkan hari pertama haid terakhirmu.
  2. Sesuaikan panjang siklus (default: 28 hari).
  3. Baca hari ovulasi yang mungkin, masa subur, dan haid berikutnya.

Batasan: Perkiraan berbasis model dengan metode kalender (panjang siklus dikurangi fase luteal 14 hari), bukan saran medis maupun metode kontrasepsi. Siklus tidak teratur dan variasi individual fase luteal tidak diperhitungkan. Bicaralah dengan dokter atau bidan.

Pertanyaan umum

Apakah data saya diunggah?

Tidak. Perhitungan berjalan sepenuhnya secara lokal di browser; tidak ada yang dikirim atau disimpan.

Apakah ini metode kontrasepsi?

Tidak. Kalkulator ini hanya memberikan perkiraan kasar berbasis rumus dan tidak menggantikan saran medis maupun metode kontrasepsi yang andal.

Seberapa akurat metode kalender ini?

Metode ini mengasumsikan fase luteal tetap 14 hari; cukup masuk akal untuk siklus teratur, tetapi jauh lebih tidak pasti untuk siklus tidak teratur.

Mengapa masa subur berlangsung 6 hari?

Karena sperma bisa hidup hingga 5 hari dan sel telur tetap bisa dibuahi sekitar 1 hari setelah ovulasi; keduanya bersama membentuk jendela 6 hari.

Alat terkait

Kalkulator HPL · Kalkulator usia · Kalkulator Selisih Tanggal